Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Adikku Mutia 2

tatkala seseorang bertanya padaku perihal nasib aku selalu berkata segala sial dalam hidup yang menimpaku cukup aku saja yang rasakan adikku jangan cukup aku  aku saja karena nasib itu sunyi sedang masa depan abu abu   aku berharap ia melanglang buana menapaki pelananya  terbang memecah awan di langit yang buncah melewati dimensi angan dan kata kata walau ada badai menerjang meski perjalanan kehidupan akan sulit di suatu waktu   soal nasib, tentu tak bisa dipindah apalagi ditukar sementara waktu akan berjalan terus   Pit.. sebagai manusia yang terbiasa hidup dengan batas kebiasaan menelan pil pahit akan membuat lidahmu mengerti bagaimana bedanya   air tuba dan air susu manis dan asin anyir dan harum   lalu seperti apa nantinya kau akan memahami bahwa jalan kehidupan tak selamanya mulus namun soal jalan hidup kau sendiri yang pilih kau punya kendalinya    dalam nuranimu     TLA, 2022

Postingan Terbaru

Mutia Adikku

Lampu Jalanan

Seremoni Pintu Darurat Rumah Sakit Umum Daerah

Binar

Terkoyak Pedar Sembilu

Rapalan pada Surabaya

MILENIAL SAMBAT

Bertanya Pada Chairil

Dibalik Hingar Bingar Sarjana

Mbok Yem dan Legenda Puncak Gunung Lawu